No matter what
Random ramblings?
Stupid heartbroken stories?
Itu pun orang suka.
Aku pelik.
Sekarang aku dah tak ada rasa untuk menulis. Sedangkan menulis have always been my passion. Being someone who find it hard to express her feelings, writing is my escapism.
Aku tidak tahu blog ni ada pembaca atau tidak. Its just a place for me to be when i feel like it.
Kalau ada pembaca, dont expect me to update more often. I am not like how i used to.
Kalau
pun aku nak menulis, itu kerana aku tiba rasa mahu. Tapi sebenarnya tak
ada isi. Aku tidak menulis untuk menjadi santapan pembaca. Aku tak
menulis untuk di suka.
I used to be a girl with full of emotions over simple things which leads me to countless of heartbreaks.
Orang kata, penulis atau pemuisi, tulisannya akan lebih indah bila hatinya sedang sakit, hancur & ranap. But to be honest, i've just ended a relationship that Wallahi the worst ever in my entire life. Mungkin terlalu sakit sehinggakan aku tak dapat zahirkan dengan kata.
I lost my muse.
I lost it.
I lost most of the things that i used to love. Have you ever been with someone who share almost everything with you?
Sini, biar aku cerita.
Aku
suka pantai. Aku suka alam. Aku suka hijau. Aku suka binatang. Aku suka
langit yang membiru pada siang dan bersinar pada malam dek bintang. Aku
suka merasakan hidup ini lebih dari siapa siapa. Bukan hidup dari duit
tapi hidup yang semulajadinya hidup. Aku suka bebas.
Tapi
dipantai itu juga aku di ranap. Di bawah langit membiru dan bersinar
itu juga aku dibeli dengan janji nista. Di dalam belukar hijau itu juga
aku diberi rasa yang dusta. Buat kali pertamanya aku memegang anak
burung yang masih baru menetas dan basah, aku berlari dalam hujan
berpegang tangan dengan dia.
So
tell me, can you ever look at those things like how you used to before?
When everything that you used to love reminds you of him?
Isnin
24.8.15
2:55pm
